senang: hujan,malam, dan segelas teh hangat

satu jam menjelang pergantian hari.
….
d:iya, tapi kering disana.
e:kering tapi bahagia.
d:apa itu bahagia?
e:hm.. gini, kapan lo terakhir kali senang?
d:apa bedanya bahagia dengan senang?
e:ya udah, kapan lo terakhir kali bahagia dan kapan terakhir kali senang?
d:tadi pagi gw bahagia (dan  senang tepatnya). sejam yang lalu gw seneng karena hujan dan ada segelas teh hangat (lebih merasa bahagia tepatnya).

menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, senang berarti puas dan lega, tanpa rasa susah dan kecewa, dsb. Sedangkan bahagia merupakan keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dr segala yg menyusahkan). bukan defiinisi yang spesifik tentunya. dan yang pasti tiap individu mempunyai definisi dan ukuran yang berbeda mengenai bahagia dan senang. senang dan bahagia itu dapat berjalan beriringan dan menjadi perpaduan yang sempurna.  tapi senang belum tentu bahagia kan? untuk merasa senang, saya akan mencari hal-hal yang dapat membuat saya  tertawa. kalau bahagia… saya sedang tidak mensyaratkan banyak hal untuk dapat merasa bahagia.  dan menurut Pak Mario Teguh, saat yang tepat untuk bahagia adalah saat ini, disini, dengan membahagiakan orang lain :)

Komentar (1)

fokus

Dalam suatu pengarahan, salah satu direktur bercerita: selama bekerja saya hanya berpikir untuk bekerja dengan baik dan dapat berprestasi. Saya sama sekali tidak berpikir tentang uang. Sampai-sampai rumah di Jakartapun saya tidak punya.

Saya mencoba menafsirkan pernyataan beliau. Hmm.. kira-kira apa ya? Saya (ia) seorang direktur tapi tidak memiliki rumah di Jakarta? Atau saya (ia) bekerja dengan baik dan berprestasi tapi justru tidak memiliki rumah di Jakarta? Atau harusnya saya (ia) bisa memiliki rumah di Jakarta? Melihat latar belakang jabatan yang pernah diemban sang direktur, saya rasa wajar jika ia tidak memiliki rumah di Jakarta. Selama ini ia selalu berpindah dari satu kantor propinsi ke propinsi lain (dari satu pulau ke pulau lain) sebelum pada akhirnya ditarik ke kantor pusat. Kampung halamannya pun bukan di Jakarta, keluarganya juga tidak tinggal di Jakarta. Menurut saya bukan keharusan bagi dia untuk memiliki rumah di Jakarta. Lalu apa? Investasi rumah di Jakarta itu perlu?? Agar jika sewaktu-waktu ditarik ke kantor pusat, sudah memiliki rumah di Jakarta??hehe. Entahlah… yang jelas saya salut dengan direktur yang satu ini, sangat low profile.

Masih berbicara tentang fokus… pada suatu hari saya pernah terlibat obrolan dengan salah seorang teman yang mempunyai prestasi akademik luar biasa. Dan saya tahu perjuangan dia  untuk mendapatkan prestasi itu. Ia sangat study oriented, ia sangat konsisten dan memegang komitmen untuk meraih prestasinya. Setelah lulus dan bekerja, dia bilang kalau dulu dia terlalu fokus dan SO. Dia tidak melihat akan ada apa kedepannya dan pada akhirnya dia merasa tidak memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi hal tersebut. Walau saya tahu ia tetap dan bisa survive.

Dan sampailah pada kesimpulan…  ketika kita fokus, benar-benar fokus terhadap suatu hal, maka akan ada kecenderungan untuk mengesampingkan hal-hal lain yang ternyata juga penting. Bukan berarti tidak boleh focus. Tapi lihatlah segala sesuatunya dengan skala yang lebih besar atau luas, bukan hanya tertuju pada satu hal dan melupakan hal-hal yang lainnya. Yaa.. atau fokuslah pada satu rencana besar. dimana rencana besar tersebut terbangun dari rencana atau hal-hal kecil yang saling berhubungan dan mendatangkan manfaat kedepannya. Dapat juga dengan membuat suatu rencana jangka pendek, menengah, atau panjang. 3 tahun, 5 tahun dan 10 tahun mungkin… atau melalui dreamboard. Satu lagi.. lakukan usaha yang berhubungan dan mendukung keberhasilan anda :p usaha, doa, dan tawakal..

adakah kita sedang sangat fokus dengan suatu hal dan melupakan hal lainnya yang juga penting? terlalu fokus pada karier mungkin dan melupakan ….

Tinggalkan sebuah Komentar

konsumen cerdas

Beberapa hari yang lalu saya menemani seorang teman berbelanja disalah satu pusat grosir. Dan saya sangat kagum dengan kemampuan  menawarnya. Menawar tanpa dosa. Selain memang menawar sebelum membeli tidaklah dosa bukan?! senyumnya terkembang ketika ia meninggalkan  toko dan menenteng barang yang diinginkan dengan harga penawaran terendah.

Atau seperti teman saya yang lain. Ia memeriksa betul-betul sepatu yang akan dibeli sebelum memutuskan untuk pergi ke kasir dan membayar sepatu tersebut. Hyaa.. dia pembeli yang teliti. Bagus bukan??

Kalau saya?! Saya tipikal konsumen yang tidak pandai menawar bahkan mudah dibodohi. Hmm.. bahkan (lagi) kadang tidak tau apa yang benar-benar saya inginkan dan butuhkan. Saya  memutuskan membeli ketika tercapai kesepakatan harga yang rasional. Rasional antara kualitas dengan harga dan juga kantong :p  Saya hanya sepintas mengecek barang yang akan dibeli. Alasan untuk keduanya adalah karena saya percaya. Saya percaya si penjual baik, tidak akan tega membohongi saya apalagi menipu. Baik untuk harga ataupun kondisi barang. Kalau sampai  kemudian saya merasa dibohongi atau ditipu, jelas bukan karena kebodohan saya. Walaupun saat melakukan transaksi saya berada dalam keadaan sangat sadar. Pokoknya mah saya nggak akan ikhlas aja jadinya…  jadi sebel dan mencaci si penjual.

Dari situs ini saya mendapatkan tips-tips untuk menjadi konsumen yang cerdas, yang antara lain:

  • cari dan bandingkan: informasi tentang harga, merek, mutu, diskon, dll
  • dapatkan saran dari ahli/ teman yang terpercaya: minta testimoni dari orang-orang yang telah menggunakan produk yang ingin anda beli
  • simpanlah bukti tertulis: simpan bukti pembayaran, kartu garansi
  • kenali hak anda dan lakukan langkah yang benar: selesaikan masalah
  • kontrol diri saat membeli produk: beli hanya apa yang anda butuhkan, hindari membeli tanpa alasan, buat daftar belanja dan beli yang sesuai dalam daftar, cari produk yang sedang dalam penawaran khusus.
  • jangan ragu membeli produk lokal: cintailah produk indonesia
  • biasakan membaca label produk: baca kandungan, tanggal kadaluarsa, petunjuk pemakaian..
  • beli dari sumber terpercaya: hindari rantai distribusi yang panjang
  • laporkan langsung setiap komplain
  • lindungi bumi untuk generasi mendatang:hindari penggunaan tas plastik, beli produk dengan kemasan minim

Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan sebuah Komentar

sore itu

Tidak sedang melihat ke belakang. Hanya saja saya sangat suka dengan  bagian sore yang ini di penghujung tahun lalu.

g: tapi dari sakit kita belajar diah. klo ga kita ga ngerti2. bawaanya maksa mulu :p ….jgn ngeliat idup org mulu yah diah sayang… itu tandanya kita ga blajar bersyukur.

atau yang ini..

e: Yang kita inginkan itu belum tentu yg kita butuhkan…  ALLAH suka skali dimintai umatnya. Stiap permintaan tu pasti dikabulkan ma Allah. Yakinlah… Brprasangka yg baik dulu ma Allah. Tapi Ada 3 kmungkinan. Pertama, langsung dikabulkan. k2, ditunda pengabulannya, krn Allah suka sekali dimintai kamu. ke3  Diberikan ganti yg lebih baik, krn Allah yg plg tau apapun yg terbaik.. Entah diganti di dunia atw dganti dgn ganjaran d akhrat.

atau yang ini..

h: knp dzee??ywd ni dhibur, hihi… jgn brkecil hati dzeee.kyknya emg itu bkn yg tbaik buat dzee. smua akan indah pada waktunya dzeee.

atau yang ini…

m: cuma kita di, yg bisa usahaain apa yg kita mau. lo gakkan pernah tau kemampuan lo kan kalo gak nyoba. jangan sia2 in kesempatan selanjutnya.


Tinggalkan sebuah Komentar

selamat tahun baru

2009. Bukan 2010 apalagi 2012. Tahun yang sangat seru menurut saya. Yaa.. kalau tidak ingin dibilang terlalu banyak ‘jungkir balik’ didalamnya. Banyak tangis dan juga tawa. Banyak cerita. Sangat fluktuatif. Banyak ujian. Doa diuji, semangat diuji, konsistensi diuji. ‘shock’ yang berkali-kali dan masih untuk hal yang sama. Dekat dengan kejadian-kejadian yang tidak pernah disangka, yang selama ini hanya ada beritanya di layar kaca. Berada dititik terendah… lemah, lelah, marah. Hyaa.. dan saya yang berhasil meluapkan semua itu jadi tau.. masih ada kebahagiaan diluar sana, masih banyak yang peduli sama saya, dan masih banyak hal yang patut untuk disyukuri dibandingkan larut dalam satu kesedihan yang itu.

2010 menjadi tahun penentu, akan berada dimana saya nanti. selamat tahun baru.. maksimalkan setiap usaha dan tersenyum untuk kehidupan di 2010

Komentar (2)

berbackpacker ala…

Ini kali pertama saya berbackpacker. Sangat seru dan menyenangkan, dari awal perencanaan sampai kepulangan. Cerita dimulai ketika suatu siang, seminggu sebelum libur natal, saya terlibat obrolan ym dengan teman saya. Tercetuslah rencana untuk mengisi libur natal dengan berbackpacker ke Jogja. Waktu yang jelas dan tujuan yang realistis, mengingat sebelum-sebelumnya kami pernah merencanakan untuk berbackpacker tapi terjadi banyak benturan ketika akan sampai pada tahap realisasi. Seminggu sebelum hari H, dari sekian banyak hotel yang kami hubungi telah penuh terreservasi. Tiket kereta Jakarta-Jogjapun sudah tidak bisa diharapkan. Dan akhirnya, kami memilih untuk sampai ke Jogja dengan menggunakan bis, bersama dengan satu orang teman lainnya yang akan mudik ke daerah sekitaran Jogja. Masalah penginapanpun dikesampingkan karena yang penting sampai Jogja dulu aja. Dan petualanganpun dimulai:

Jam setengah lima menjemput teman saya di Gambir (dia tinggal di Bogor). Dengan busway kami melanjutkan perjalanan ke terminal kampung rambutan (yang ternyata jauh banget). Busway antri, penuh, dan berdiri. Jam 6 saya mulai bersms dengan teman saya yang satunya (kebetulan rumah dia dekat dengan kampung rambutan). Jam setengah tujuh, teman saya mulai menelpon, dia bilang kalau bis-nya sudah mau berangkat. Saya yang tidak akrab dengan bis malam, hanya bingung dan bertanya bukankah bis berangkat jam tujuh?? Faktanya… ternyata sibusway tidak mempunyai jalur yang berseparator, cukup lama terjebak macet dan jalan merayap disebuah pasar.

Si supir bis bersedia menunggu, tapi penumpang seisi bis ‘ngamuk-ngamuk’. setidaknya itulah backsound yang terdengar ketika teman saya berkali-kali menanyakan saya sudah sampai mana. Jam 19.15. saya masih sempat memberi tahu teman saya dan dia menyuruh saya untuk lari dan cepat karena bis masih belum berangkat! Ooh.. tentu saja kami berlari-lari ga mau ketinggalan bis. Faktanya.. pas kami lari-lari dicegatlah ama calo-calo. Bukannya dibawa ke loket bis yang akan kami tumpangi, salah satu calo justru membawa kami ke loket bis lainnya. Banyak yang janggal dan ributlah kami dengan si calo-calo. Meninggalkan si calo-calo itu dan ketemulah loket bis yang seharusnya kami tuju. Menyampaikan bahwa kami tertinggal bis dan pihak bis hanya bilang tadi sudah menunggu cukup lama, tidak ada bis lain yang berangkat untuk malam tersebut, dan konfirmasi pengembalian uang tiket. Mampir ke bagian informasi dan bapak-bapak petugas disana dengan baiknya menyarankan kami untuk pulang dan berangkat keesokan harinya kerena emang udah ga ada bis langsung yang ke Jogja. Padahal awalnya mau nanya bis yang recommended untuk perjalanan Jogja malam itu juga (ceritanya masih pengen pergi dan ga rela kalau batal).

Dalam perjalanan pulang teman saya sibuk menghubungi agen2 bus yang lain. dapet 2 bangku  kosong untuk berangkat besok paginya jam 12 siang dari pool cilebut, bogor. Syukurlah…Sampai dikostan, cooling down skalian browsing cari-cari hotel lagi, dan mematangkan jadwal kunjungan tempat-tempat wisata sesampainya disana nanti. Sudah hampir jam 12 malam dan belum ada yang fix juga. Cape, tidur.

Bangun. Online, browsing, liat jadwal kereta ke bogor, nelpon-nelpon hotel lagi. Dapat… masuk pesan ym dari salah seorang teman: udah sampai mana dee? kok bisa online? jangan bilang kamu bawa laptop.. (sebelum keberangkatan saya, dia sempat berpesan: dee, kamu jangan bawa laptop ya. Trus diem aja di kamar hotel dan internetan). ym-nya ga saya bales. Orang saya belum sampai mana-mana kok, hehe..

Bis melaju super cepat ketika memasuki Subang. sampai Jogja jam 4 pagi. dan tempat pertama yang kami tuju adalah Stasiun Tugu. mencari tiket pulang. untuk tujuan jakarta semuanya penuh, tinggal bandung yang tersisa. hmm.. tidak masalah. tidak ada masalah yang berarti ketika berada di Jogja. selain hujan terus kalau sore dan kelamaan dijalan pas naik trans jogja.hehe..

Baca entri selengkapnya »

Komentar (4)

doa awal tahun

Ya Allah, Engkau Yang Maha Kekal, Maha Tedahulu lagi Maha Awal, dan berkat kemurahan-Mu yang besar serta karunia-Mu yang menjadi sumber (semuanya terjadi). Dan kini tahun baru telah tiba, pada tahun ini kami memohon kepada-Mu agar terpelihara dari godaan setan, para pendukungnya dan bala tentaranya, dan kami memohon agar terpelihara dari hawa nafsu kami yang selalu memerintahkan berbuat keburukan. Dan kami memohon semoga Engkau menjadikan diri kami disibukkan dengan hal-hal yang mendekatkan diri kami kepada Engkau dengan sedekat-dekatnya, wahai Tuhan yang memiliki kebesaran dan kemuliaan, wahai Tuhan Yang Maha Penyayang di antara para penyayang. Dan semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kami, Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya. Aamiin.

Selamat Tahun Baru Hijriah -1 Muharram 1431 H-

Tinggalkan sebuah Komentar

bara dan kirana

sebutlah kirana. ia bertemu dengan bara dan menyukainya sejak awal pertemuan mereka. demikian juga sebaliknya. Bara menyukai kirana sejak awal pertemuan mereka. bagi kirana, bara adalah spesial. dan bagi bara, kirana adalah lain. kirana merupakan orang yang memiliki tipikal  sama dengan bara. mereka memiliki kutub yang sama. negatif-negatif dan hasilnya adalah tolak menolak. kirana keras, bara juga keras. kirana kaku, bara juga kaku. kirana bisa berbicara panjang lebar kepada semua orang kecuali bara. demikian juga bara bisa bercerita tentang hal sekecil apapun pada orang yang ditemuinya kecuali kirana. tapi kirana tidak menyerah, baginya bara adalah sosok yang ia cari selama ini. demikian juga dengan bara, ia tidak pernah tinggal diam karena kirana telah mempesonanya.

mereka berusaha untuk dapat dekat satu sama lain, tapi tetap dijalannya masing-masing. ketika kegagalan demi kegagalan dari usaha yang mereka tempuh masing-masing terus saja terjadi, mereka tidak berputus asa. bara memaklumi kirana dan dirinya sendiri. demikian juga kirana, ia sangat yakin kalau sebenarnya dirinya cocok dalam segala hal dengan bara. mereka sama-sama tetap berpikiran positif. menurut kirana, ia hanya butuh  untuk duduk bersama dengan bara dan bicara dari hati ke hati. sayang,  selalu saja ada kesalahpahaman yang muncul disaat detik-detik menjelang pertemuan mereka. dan setiap iterasi usaha yang mereka lakukan hasilnya selalu nihil. bara lelah, kirana tak kalah lelah dan sakit oleh faktor-faktor lain.

pada akhirnya bara dan kirana sama-sama berpikir, kalau mereka hanyalah menyukai orang yang sebenarnya tidak cocok. diantara banyak kesamaan bara dan kirana, ada satu yang berbeda diantara mereka. kirana menganggap bara adalah orang yang ditemuinya di waktu dan tempat yang tepat. namun  tidak sepenuhnya dengan bara.

-jakarta,15 Desember 2009|14:21-

Komentar (8)

(500) days of summer

baru menonton film ini  dan saya suka dengan cerita dan alurnya. walau sebenarnya biasa saja.  tidak ada yang terlalu istimewa, tapi.. saya suka.  menceritakan seorang pria yang bertemu dengan wanita bernama summer. mereka menjadi rekan sekerja ketika summer pindah ke kantor si cowo, yang memang sudah tertarik  sejak awal mereka bertemu. diawal hubungan mereka, summer menegaskan bahwa ia tidak akan menjani hubungan yang serius dengan si cowo. si cowo menerima dan yaa.. label semacam ‘in relationship’ itu tidak penting, selama dia bahagia dan dapat bersama dengan summer. dalam perjalanannya, summer menikah dengan seseorang dan orang itu bukanlah si cowo itu.

the boy, Tom Hansen, grew up believing that he’d never trully be happy until the day he meet ‘the one’… the girl, summer finn, did not share this belief. since the disintegration of her parrents marriage, she’d only love two things. the first was her long dark hair, the second was how easily she could cut it off and feel nothing.

hmm.. lalu siapa yang salah menurutmu? si cowo bodoh yang memiliki perasaan begitu dalam terhadap summer? atau summer yang dari awal sudah menegaskan tidak akan ada sesuatu yang serius?

(T): you never wanted to be anybody’s girlfriend and now you’re somebody’s wife. … you know what sucks?realizing that everything you believe in is complete and utter bullshit. … you know, destiny, and soulmates, and truelove, and all that childhood fairytale nonsense.

(S): …it just happened… i was sitting in a deli and reading dorian grey and guy comes up to me and asked me about it and now he’s my husband. … so what if  i’d gone to the movies? what if i’d gone somewhere else for lunch? what if  i’d gotten there 10 minutes later? it was meant to be…

akhir dari cerita ini bisa dibilang cukup happy ending. setelah menurut saya, si cowo cukup desprate atau merasa kacau dengan keadaannya, sampai berhenti dari tempat kerjanya… akhirnya dia bertemu dengan seoarang bernama autumn ketika mereka sedang sama-sama menunggu interview sebuah pekerjaan.

lalu apa arti dari semua itu? mungkin  semua akan indah pada waktunya.. atau jodoh tak akan kemana? boleh jadi kau mensyaratkan suatu kondisi tertentu untuk bisa bahagia. atau kau hanya akan merasa bahagia jika dalam keadaan x dan bersama dengan y. tapi ketika yang datang adalah u dan kau merasa bahagia, mungkin itulah bahagia yang sebenarnya, bahagia yang bahkan tidak dapat kau tolak.

ada satu quote lagi yang saya suka..

people should be able to say how they feel, how they really feel. not, you know, some words that some strangers put in their mouths. words like love that dont mean anything.

Komentar (2)

asyik sendiri

woow..

ketika orang dewasa sibuk berputar, melihat dari satu display ke display lain, berfoto…  apa yang ia lakukan? ia  memilih menyingkir.  mencari apa yang lebih menarik baginya. memenuhi keingintahuannya. menyaksikan jenis tayangan yang ia dan anak  seusianya suka.  walau sendiri. walau banyak yang berlalu lalang. tapi ia tidak merasa terganggu, tetap fokus dan asyik sendiri…  :p

greenfest2009-parkir timur senayan, 10/12/2009

Tinggalkan sebuah Komentar

Tulisan yang Lebih Tua »